<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8660159916521060316</id><updated>2011-08-03T16:24:05.061-07:00</updated><title type='text'>BaNgkoc'K GeneraTioN cLub</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://bnkk.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8660159916521060316/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bnkk.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>BaNgKoc'K teaM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17045826890210196375</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_opRCUBJP-mI/TM0qy4d-v_I/AAAAAAAAAAM/v5XDZmoE3Bo/S220/40970_151762931506725_100000190579110_493365_1526749_n.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>1</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8660159916521060316.post-3364066035309635985</id><published>2010-10-31T01:40:00.001-07:00</published><updated>2010-10-31T01:40:47.962-07:00</updated><title type='text'>PesaN dari aNak bangkock</title><content type='html'>Tolok ukur kelakuan baik dan buruk mestilah merujuk kepada ketentuan  Allah. Demikian rumus yang diberikan oleh kebanyakan ulama. Perlu  ditambahkan, bahwa apa yang dinilai baik oleh Allah, pasti baik dalam  esensinya. Demikian pula sebaliknya, tidak mungkin Dia menilai  kebohongan sebagai kelakuan baik, karena kebohongan esensinya buruk.&lt;br /&gt;Di sisi lain, &lt;b&gt;Allah selalu memperagakan kebaikan, bahkan Dia memiliki segala sifat yang terpuji. Al-Quran suci surat Thaha (20): 8 menegaskan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Dialah) Allah tiada Tuhan selain Dia, Dia mempunyai Sifat-sifat yang terpuji (Al-Asma' Al-Husna) (QS Thaha [20]: 8).&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw juga memerintahkan umatnya agar berusaha sekuat kemampuan  dan kapasitasnya sebagai makhluk untuk meneladani Allah dalam semua  sifat-sifat-Nya: &lt;b&gt;"Berakhlaklah dengan akhlak Allah".&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ketika Aisyah ditanya mengenai akhlak Rasulullah saw, beliau menjawab : &lt;b&gt;"Budi pekerti Nabi saw adalah Al-Quran"&lt;/b&gt; (Diriwayatkan oleh Imam Ahmad).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua sifat Allah tertuang dalam Al-Quran. Jumlahnya bahkan melebihi 99 sifat yang populer disebutkan dalam hadis.&lt;br /&gt;Sifat-sifat Allah itu merupakan satu kesatuan. Bukankah Dia Esa di dalam  zat, sifat, dan perbuatan-Nya? Karenanya tidak wajar jika sifat-sifat  itu dinilai saling bertentangan. Artinya, semua sifat memiliki tempatnya  masing-masing. ada tempat untuk keperkasaan dan keangkuhan Allah, juga  tempat kasih sayang dan kelemah-lembutan-Nya. Ketika seorang Muslim  meneladani sifat Al-Kibriya' (Keangkuhan Allah), ia harus ingat bahwa  sifat itu tidak akan disandang oleh Tuhan kecuali dalam konteks ancaman  terhadap para pembangkang, terhadap orang yang merasa dirinya superior.  Ketika Rasul Saw melihat seseorang yang berjalan dengan angkuh di medan  perang, beliau bersabda : "Itu adalah cara berjalan yang dibenci Allah,  kecuali dalam kondisi semacam ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang berusaha meneladani sifat Al-Kibriya' tidak akan  meneladaninya kecuali terhadap manusia-manusia yang angkuh. Dalam  konteks ini ditemukan riwayat yang menyatakan : "Bersikap angkuh  terhadap orang yang angkuh adalah sedekah".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika seorang Muslim berusaha meneladani kekuatan dan kebesaran Ilahi,  harus diingat bahwa sebagai makhluk ia terdiri dan jasad dan ruh,  sehingga keduanya harus sama-sama kuat. Kekuatan dan kebesaran itu mesti  diarahkan untuk membantu yang kecil dan lemah, bukan digunakan untuk  menopang yang salah maupun yang sewenang-wenang. Karena ketika Al-Quran  mengulang-ulang kebesaran Allah, Al-Quran juga menegaskan bahwa:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sesungguhnya Allah tidak suka kepada orang yang angkuh lagi membanggakan diri (QS Luqman [31]: 18).&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika seorang Muslim meneladani Allah Yang &lt;b&gt;Mahakaya, ia harus  menyadari bahwa istilah yang digunakan Al-Quran untuk menunjukkan sifat  itu adalah Al-Ghani, ini yang maknanya adalah tidak membutuhkan&lt;/b&gt;  --dan bukan kaya materi-- sehingga esensi sifat itu (kekayaan) adalah  kemampuan berdiri sendiri atau tidak menghajatkan pihak lain, sehingga  tidak perlu membuang air muka untuk meminta-minta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang yang tidak tahu, menduga mereka kaya, karena mereka memelihara diri dari meminta-minta (QS Al-Baqarah [2]: 273).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi dalam kedudukan manusia sebagai makhluk, ia sadar bahwa dirinya amat membutuhkan Allah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Wahai seluruh manusia, kamu sekalian adalah orang-orang faqir (butuh) kepada Allah (QS Fathir [35]: 15).&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian seterusnya dengan sifat-sifat Allah yang lain, yang harus  diteladaninya, seperti Maha Mengetahui, Maha Pemaaf, Maha Bijaksana,  Maha Agung, Maha Pengasih, dan lain-lain.&lt;br /&gt;Adalah merupakan keistimewaan bagi seseorang atau masyarakat jika  menjadikan sifat-sifat Allah sebagai tolok ukur, dan tidak menjadikan  kelezatan atau manfaat sesaat sebagai tolok ukur kebaikan. Karena  kelezatan dan manfaat dapat berbeda-beda antara seseorang dengan yang  lain, bahkan seseorang yang berada dalam kondisi dan situasi tertentu  juga bisa berbeda, dengan kondisi lainnya. Boleh jadi &lt;b&gt;suatu masyarakat yang terjangkiti penyakit akan menilai keburukan sebagai kebaikan.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber : &lt;br /&gt;&lt;a href="http://al-quran.bahagia.us/_q.php?_q=sihab&amp;amp;dft&amp;amp;dfa&amp;amp;dfi&amp;amp;dfq=1&amp;amp;u2&amp;amp;ui=1&amp;amp;nba=14" rel="nofollow" target="_blank"&gt;http://al-quran.bahagia.us/_q.php?_q=sihab&amp;amp;dft&amp;amp;dfa&amp;amp;dfi&amp;amp;dfq=1&amp;amp;u2&amp;amp;ui=1&amp;amp;nba=14&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8660159916521060316-3364066035309635985?l=bnkk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bnkk.blogspot.com/feeds/3364066035309635985/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bnkk.blogspot.com/2010/10/pesan-dari-anak-bangkock.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8660159916521060316/posts/default/3364066035309635985'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8660159916521060316/posts/default/3364066035309635985'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bnkk.blogspot.com/2010/10/pesan-dari-anak-bangkock.html' title='PesaN dari aNak bangkock'/><author><name>BaNgKoc'K teaM</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17045826890210196375</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_opRCUBJP-mI/TM0qy4d-v_I/AAAAAAAAAAM/v5XDZmoE3Bo/S220/40970_151762931506725_100000190579110_493365_1526749_n.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
